Kemewahan The Natural History Museum (London)

The Natural History Museum di London – merupakan salah satu museum sejarah alam yang terbesar di dunia museum ini menjadi tempat yang memamerkan berbagai macam spesimen dari berbagai segmen sejarah alam. Ini adalah salah satu dari 3 museum yang paling utama di Exhibition Road di South Kensington, yang lain nya adalah Museum Sains dan Victoria dan Albert Museum. Frontage utama Natural History Museum, bagaimanapun, adalah pada Cromwell Road.
Museum ini adalah rumah bagi spesimen hidup dan ilmu bumi yang terdiri dari sekitar 80 juta item dalam lima koleksi utama: botani, entomologi, mineralogi, paleontologi dan zoologi. Museum ini pusat terkenal di dunia penelitian yang mengkhususkan diri dalam taksonomi, identifikasi dan konservasi. Mengingat usia lembaga, banyak koleksi memiliki sejarah besar serta nilai ilmiah, seperti spesimen yang dikumpulkan oleh Charles Darwin.

Kemewahan The Natural History Museum (London)

Kemewahan The Natural History Museum (London)

[ Ikuti Program Umroh Plus Eropa ]

Natural History museum memiliki gaya arsitektur Romanesque dengan bagian eksterior dan interior dengan berdinding batu bata. Di dinding dalam terdapat banyak relief flora dan fauna, dengan spesies flora dan fauna yang masih hidup yang di ukir di dinding sayap bangunan di bagian barat, dan yang sudah punah di ukir di sayap kiri. Sumbu pusat museum ini segaris dengan menara Imperial College London, Royal Albert Hall dan Albert Memorial. Keempat bangunan ini membentuk bagian dari kompleks yang di kenal sebagai Alberttopolis.

Natural History Museum pada awal nya adalah bagian dari British Museum di kenal sebagai britishMuseum (Natural History). Namun karena membutuhkan lebih banyak ruang sementara tempat di British Museum terbatas, museum ini di putuskan memisah kan diti pada tahun 1856.

Kompetisi untuk mendesign bangunan Natural History Museum yang baru pun di adakan pada tahun 1964, dan design dari seorang insinyur sipil yang bernama Captain Francis Fowke keluar sebagai insinyur pemenang. Namun karena fowke meninggal tidak lama setelah rancangan nya di setujui, design tersebut kemudian diambil oleh Alfred Waterhouse, yag kemudian banyak perubahan pada rancangan yang asli. Karena itu, bangunan Natural History Museum yang saat ini berdiri lebih sebagai rancangan Mr.Waterhouse ketimbang Mr. Fowke dan sekarang di kenal sebagai Waterhouse Building, yang merupakan salah satu landmark kota London.

Sebelum berdirinya Natural History Museum, benda-benda di museum ini adalah koleksi milik British Museum yang merupakan hasil sumbangan dari Sir Hans Sloane pada tahun 1756. Namun pada awal abad 18, banyak koleksi sumbangan dari Sloane yang menghilang. Bahkan pada tahun 1833, laporan tahunan menyebutkan bahwa lebih dari 5500 serangga yang terdaftar di katalog sudah tidak ada lagi.

Pihak British Museum di anggap tidak mampu untuk melestarikan spesimen-spesimen tersebut. Hal ini di perburuk dengan pemilihan staff dan pejabat yang tidak mumpuni. Kepala Perpustakaan saat itu, Antonio Panizzi, menganggap bahwa departemen Natural History di British Museum sudah keterlaluan dan dia menyaran kan kepada masyarakat untuk tidak mengunjungi museum tersebut.

Kekacauan di bagian departemen Natural History tersebut kemudian bisa di benahi sedikit demi sedikit oleh Richard Owen. Menurut Owen, terbatas nya ruang di British Museum sangat berpengaruh, sehingga Departemen Natural History membutuhkan ruang yang lebih luas untuk mengelola koleksi nya.

Maka muncul lah gagasan untuk memisahkan Departemen Natural History dengan British Museum. Pada tahun 1864, sebidang area tanah di daerah Kensington di beli untuk memenuhi kebutuhan akan museum baru. Desain bangunan yang di perguna kan merupakan karya seni dari seorang insinyur sipil yaitu Captain Francis Fowke. Namun tidak lama kemudian Fowke meninggal, sehingga pembangunan di ambil alih oleh Alfred Waterhouse. Waterhouse kemudian mengubah desain arsitektur pada bagian muka atau facade sesuai dengan gaya nya sendiri. Pembangunan museum akhir nya di mulai pada tahun 1873 dan selesai pada tahun 1880.

Sementara pemindahan benda koleksi dari British Museum baru selesai pada tahun 1883. Pada saat museum baru ini pertama kali resmi di buka, museum ini masih merupakan bagian dari British Museum dan di kenal dengan nama “British Museum (Natural History)” atau biasa di singkat BMNH.

Deskripsi

Pada tahun 1986, Geological Museum menjadi bagian dari Natural History Museum karena memiliki masalah keterbatasan tempat di area yang lama. Galeri ini terkenal dengan pameran model gunung berapi aktif dan earthquake machine (rancangan James Gardner). Pintu masuk galeri merupakan desain dari Neal Potter, terdiri atas sebuah eskalator yang naik dan masuk melewati sebuah model globe. Berbagai macam fossil, mineral, dan bebatuan ditampil kan di galeri ini. Saat memasuki area utama atau central hall Anda dapat melihat patung Charles Darwin seberat 2,2 ton yang terbuat dari marmer karya Sir Joseph Boehm dan dalam posisi duduk.

Kemewahan The Natural History Museum (London)

Kemewahan The Natural History Museum (London)

Dari sekian banyak koleksi museum, yang paling terkenal adalah “Dippy”, sebuah replika tulang belulang yang membentuk badan salah satu jenis dinosaurus yaitu Diplodocus Carnegii. Dippy yang mempunyai tinggi mencapai 32 meter dapat di lihat di Central Hall. Ikon lain dari museum ini adalah sebuah model dari seekor paus biru, terletak di Large Mammals Hall.

Koleksi lain dari Natural History Museum di tampil kan dan di bagi dalam beberapa galeri yaitu Red Zone, Green Zone, Blue Zone dan Orange Zone. Red Zone atau yang juga di kenal dengan nama The Earth Gallery terletak di bagian timur gedung adalah galeri yang bertemakan bumi dan perubahan nya. Sebagian besar isi dari galeri ini dulu nya merupakan koleksi dari Geological Museum.

Green Zone adalah galeri yang menampil kan koleksi yang berhubungan dengan alam, hutan, dan lingkungan. Galeri ini terbagi dalam beberapa area yaitu area burung, area hewan melata, area tanaman, area reptil dan primata. Galeri berikut nya adalah Blue Zone dengan tema laut. Beberapa area di galeri ini adalah area dinosaurus yang menampil kan berbagai macam replika tulang jenis-jenis dinosaurus, area ikan dan ampibi, area invertebrata laut, mamals dan large mamals. Galery terakhir adalah Orange Zone yang terdiri atas Wildlife Garden dan Darwin Centre.

Darwin Centre adalah sebuah lab yang di ambil dari nama Charles Darwin, berisi ribuan spesimen yang telah di awetkan sekaligus sebagai ruang kerja bagi staff ilmuwan. Koleksi paling terkenal dari area ini adalah Archie, cumi-cumi raksasa sepanjang 8.62 meter. Darwin Centre ini bukan satu-satu nya bentuk penghargaan museum untuk jasa-jasa Darwin, pada bagian main hall terdapat pula sebuah patung Charles Darwin, karya Sir Joseph Boehm.

Untuk mengunjungi Natural History Museum Anda tidak di kenakan biaya masuk. Museum dapat di kunjungi setiap hari, termasuk hari libur. Satu-satu nya hari libur untuk museum ini adalah pada saat libur natal (24-26 Desember).

Museum di buka dari pukul 10:00 sampai pukul 17:50, pada hari Jumat terakhir setiap bulan museum di buka sampai pukul 22:30 malam. Pengunjung dapat mempergunakan transportasi bus pada jalur 14, 49, 70, 74, 345, 360, 414 dan C1 untuk menuju museum ini. Bisa juga mempergunakan kereta bawah tanah dengan stasiun terdekat nya adalah South Kensington Station.

Museum ini banyak sekali di kunjungi oleh berbagai wisatawan asing yang datang dari berbagai penjuru dunia, untuk berkunjung ke tempat ini melihat langsung isi dari museum ini. Jangan sampai ketinggalan untuk mengunjungi tempat yang satu ini.

Leave a Reply