Arti di Balik Pergerakan Wudhu

Seperti yg didapati bahwa Wudhu menjadi perintah oleh Allah SWT. Di mana kesibukan ini dilaksanakan saat sebelum mengerjakan sholat. Akan tetapi tahukah Anda bahwa ada sangat banyak arti di balik pergerakan berwudhu? Banyak buku yg menuturkan bahwa kegunaan berwudhu amatlah besar utk kesehatan badan manusia. Berwudhu di mulai dari dari mencuci tangan juga menyela-nyela jari, lantas berkumur-kumur, selanjutnya memasukkan air pada lubang hidung. Sesudah itu mencuci muka, ke dua tangan sampai siku, selanjutnya menyeka kepala, bersihkan telinga, s/d mencuci kaki hingga mata kaki. Dalam buku Lentera Hidup yg ditulis oleh Buya Hamka, diterangkan bahwa berwudhu setidaknya merupakan 5 kali serta melakukan sholat. Walau kala itu kesibukan ini belum pula batal, masih disunnahkan utk memperbaruinya. Pakar tasawuf juga menuturkan hikmah berwwudhu. Di mana membasuh muka dapat disebut bahwa manusia sendang membasuh hidung, mata, lidah serta mulut yg awal mulanya tetap laksanakan dosa kala lagi tengah berkata, makan serta menyaksikan.

Sesaat membasuh tangan dapat disebut bahwa manusia tengah mencuci tangan yg udah telanjur lakukan perbuatan salah. Lantas mencuci kaki serta area yang lain sama dengan seperti bersihkan diri dari semua kekeliruan yg berunsur duniawi. Walaupun hikmah-hikmah itu tdk ada didalam dalil atau hadist, sebetulnya banyak ulama yg menganalogikan kegunaan berwudhu dengan perihal itu. Tujuannya terdapatnya analogi itu merupakan biar manusia bukan hanya bersihkan fisik atau lahirnya saja, dan batinnya masih tetap dalam situasi kotor kala bersujud terhadap Allah. Dengan berwudhu, tentu dikehendaki biar hati yg rakus, tamak, rakus serta sombong jadi hilang. Andaikan kala berwudhu seluruh perasaan atau pikiran tidak baik itu masihlah ada, jadi tdk ada yg tahu apakah Wudhu itu masihlah di terima oleh Allah SWT atau tak, wallahualam.

Andaikan dilihat dari peristiwa hidup Rasulullah SAW, dapat didapati bahwa selama hidupnya Rasulullah SAW tak sempat menanggung derita penyakit, kecuali kala sakaratul maut s/d wafatnya. Peristiwa ini semestinya memberikan seandainya manusia berwudhu dengan benar, jadi tidak mustahil semua ragam penyakit dapat terlewatkan. Wah, sangatlah besar hikmat dari perintah utk laksanakan Wudhu bukan?

Leave a Reply